![]() |
| Foto: Solorayaterkini/ Utari |
Solorayaterkini, SOLO – Aksi yang dilakukan oleh kumpulan mahasiswa Soloraya mengajukan lima
tuntutan sebagai reaksi penolakan naiknya harga BBM subsidi. Tuntutan ini
disampaikan di depan Kantor Balaikota Surakarta Selasa (18/11/2014) siang.
“Pada kesempatan ini, kami sepakat menuntut lima hal,” Eko Pujianto Koordinator aksi menyampaikan di tengah-tengah aksi yang sedang berlangsung. Lima tuntutan tersebut adalah menolak kenaikan harga BBM, bubarkan SKK Migas, Revitalisasi pengelolaan Migas, Berantas mafia Migas dan nasionalisasi asset Migas.
Aksi yang dilakukan mahasiswa Soloraya ini `terus berlangsung hingga permintaan mereka untuk menemui Wali Kota Solo dipenuhi. Namun, massa hanya bisa bertemu dengan Wakil Wali Kota Achmad Purnomo. Hingga aksi selesai, para mahasiswa berkumpul dan membacakan tuntutan mereka bersama-sama di depan Kantor Balaikota Surakarta. (Utari)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar