Jumat, 07 November 2014

Kain Warna-Warni Simbol Keseimbangan di Kirab Ageng Radya Pustaka

Foto: Solorayaterkini/ Utari

Solorayaterkini, SOLO - Ada yang menarik dalam kirab ageng yang dilaksanakan museum radya pustaka Jum’at (11/7) sore. Tepatnya di halaman museum kirab pusaka dimulai, di sekitar museum terlihat rangkaian kain berwarna-warni yang diuntai di beberapa titik. Pemasangan kain ini ternyata memiliki makna tertentu.


“Kain itu berisi tulisan-tulisan seperti eling,  waspada,  wicaksana sesuai nama-nama pusaka yang digambarkan, semua dalam bahasa jawa di mana satu tembung saja memiliki makna yang banyak,” ucap Haryono budayawan Museum Radyapustaka.

Sebagai contoh, lanjut Haryono, kata eling, bisa berkembang menjadi elingno, dielingke, kaelengake, yang masing-masing memiliki makna berbeda-beda. Hal itu sama seperti aksara jawa yang setiap aksaranya memiliki makna yang sangat banyak.

Tulisan dalam kain tersebut adalah wujud redaksional dalam tulisan jawa dari pesan-pesan jawa. “Itu yang nulis sesepuh dan hanya satu orang saja, butuh persiapan tersendiri secara spiritual, bahkan saya sampai harus berkali-kali menanyakan sampai beliau benar-benar siap,” Haryono menuturkan sembari menunggu rombongan kirab datang.

Dalam pemaknaan orang jawa, warna juga memiliki arti tersendiri. Haryono mengatakan ada lima warna kain yang digunakan untuk menuliskan kata-kata aksara jawa tersebut. “Lima warna yang diulang-ulang untuk membuatnya dalam jumlah banyak tetapi tidak ada batasan tertentu untuk jumlah kain yang dibuat,” ungkapnya. Lima warna tersebut adalah putih gading, merah, hitam, kuning dan biru.

“Itu warna awal yang disimbolkan untuk keseimbangan. Karena kita dimaknai hidup di antara dunia bapak dan dunia ibu. Warna putih gading mewakili Bapa Angkasa (alam atas), warna merah mewakili dunia ibu (dunia), dan akhirnya hitam mewakili dunia mati. Warna merah dan kuning (diredam) untuk mengontrol dan menahan amarah muthmainah Pada dasarnya warna itu berasal dari asas keseimbangan,” Haryono mengakhiri. (Utari)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar